Kamis, 14 Desember 2017

Makalah: JIHAD DALAM ISLAM


MAKALAH
“JIHAD DALAM ISLAM”

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Al-Quran
Dosen Pengampu : Bp. Ahmad Muzakkil Anam, M. Pd. 
 




Disusun Oleh :

Kelompok 10
1.   Abiyogas Arief Setyo Wibowo    173211104
2.   Nanang Syaifudin                         173211105
3.   Tri Sukmawati                              173211106
Kelas : 1C


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
SASTRA INGGRIS
2017

KATA PENGANTAR



                Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan berkat rahmat kesehatan, keselamatan, dan juga kesempatan sehingga kami bisa menyusun makalah Al-Quran yang  berjudulkan “Jihad dalam Islam ini dengan semaksimal mungkin, dengan harapan untuk mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya.
            Terima kasih juga kepada bapak dosen mata kuliah Al-Quran (Bp. Ahmad Muzakkil Anam, M. Pd.) yang telah memberikan arahan kepada kami dalam menyelesaikan tugas pembuatan makalah ini.  
            Makalah ini kami susun dengan cara mencari data dari internet serta mencari referensi buku dari perpustakaan. Semoga dengan diberikannya tugas ini, dapat memberikan wawasan yang lebih luas lagi bagi kami, karena kami menyadari bahwa wawasan dan pengetahuan yang kami miliki sekarang masih sangat minim.
            Semoga dengan selesinya makalah ini dapat membantu kami dalam mendapatkan nilai yang baik dan semoga dapat dibaca oleh orang lain sehingga dapat menambah wawasan bagi pembaca itu sendiri.
Kami menyadari bahwa makalah yang kami buat ini masih jauh dari sempurna, masih banyak kekurangan dari makalah ini, baik dari materi maupun teknik penyajiannya, mengingat kurangnya pengetahuan dan pengalaman kami. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi tercapainya kesempurnaan dari makalah ini.

Penulis
Kelompok 10


BAB I

PENDAHULUAN


A.  Latar Belakang
Sering kita mendengar kata Jihad, dan diartikan sebagai "Perang Suci". Hal ini tidak dapat disalahkan, namun makna kata "Perang" di sini sering di-baur-kan dengan pengertian perang dalam arti fisik. Ini yang harus diluruskan .
Jihad dalam bahasa Arab bermakna "berjuang" atau "berusaha keras", dan ini dapat diberlakukan bagi siapa saja, baik muslim maupun bukan muslim.
Dalam Al-Qur’an, istilah Jihad sering kali disalahpahami sebagai salah satu ajaran Islam yang merupakan simbol kekerasan, kekejaman, dan terorisme. Padahal sebenarnya bukan itu maksudnya. Maksud jihad di sini adalah sebuah perjuangan untuk menuju kebaikan (di jalan Allah). Jika hal tersebut terus-terusan salah paham, maka semua itu akan menimbulkan sebuah kekerasan di tengah masyarakat. Padahal Islam datang itu merupakan rahmat bagi seluruh alam. Untuk lebih jelasnya, dalam makalah ini akan membahas sedikit tentang jihad dalam agam islam.

B.  Rumusan Masalah
1.    Pengertian Jihad
2.    Tujuan Jihad
3.    Ayat dalam Al-Quran Tentang Jihad
4.    Cara Berjihad



BAB II
PEMBAHASAN

A.  Pengertian Jihad
1.    Menurut Pandangan Umum
a.    Menurut Kamus Besar Bahasa Inonesia (KBBI)
Dalam Kamus Besar Bahasa  Indonesia,  jihad diartikan sebagai, 1. Usaha dengan segala upaya untuk mencapai kebaikan;  2. Usaha sungguh- sungguh membela agama Islam dengan mengorbankan harta benda, jiwa, dan raga; 3. Perang suci melawan orang kafir untuk mempertahankan agama Islam. Berjihad berarti berperang di jalan Allah.
b.   Menurut Bahasa
Kata  jihad di dalam bahasa  Arab, adalah mashdar dari kata: jâhada, yujâhidu, jihâd. Artinya adalah saling mencurahkan usaha. Yang merupakan turunan dari kata  jihad yang berarti kesulitan atau kelelahan karena melakukan perlawanan yang optimal terhadap musuh . Jadi makna jihad menurut bahasa (lughawi) adalah kemampuan yang dicurahkan semaksimal mungkin; kadang-kadang berupa aktivitas fisik, baik menggunakan senjata atau tidak; kadang-kadang dengan menggunakan harta benda dan kata-kata; kadang-kadang berupa dorongan sekuat tenaga untuk meraih target tertentu; dan sejenisnya. Makna jihad secara bahasa ini bersifat umum, yaitu kerja keras.
2.    Menurut Pandangan Islam
Jihad ( جهاد ) adalah berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syariat Islam. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan agama Allah atau menjaga agama tetap tegak, dengan cara-cara yang sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran. Jihad yang dilaksanakan Rasul adalah berdakwah agar manusia meninggalkan kemusyrikan dan kembali kepada aturan Allah, menyucikan qalbu, memberikan pengajaran kepada ummat dan mendidik manusia agar sesuai dengan tujuan penciptaan mereka yaitu menjadi khalifah Allah di bumi.
Jihad di jalan Allah SWT adalah mengerahkan segala kemampuan dan tenaga untuk memerangi orang-orang kafir dengan tujuan mengharap ridha Allah SWT dan meninggikan kalimat-Nya.
Yang terpenting jihad adalah amal kebaikan yang Allah syari’atkan dan menjadi sebab kokoh dan kemuliaan umat islam. Sebaliknya (mendapatkan kehinaan) bila umat Islam meninggalkan jihad di jalan Allah.
B.  Tujuan Jihad
Tujuan utama dari Jihad di dalam Islam adalah
1.    Menghilangkan kekafiran dan kesyirikan
2.    Mengeluarkan manusia dari gelapnya kebodohan
3.    Membawa mereka kepada cahaya iman dan ilmu
4.    Menumpas orang-orang yang memusuhi islam
5.    Menghilangkan fitnah
6.    Meninggikan kalimat Allah SWT
7.    Menyebarkan agamanya
8.    Menyingkirkan setiap orang yang menghalangi tersebarnya dakwah Islam.
Jika tujuan ini dapat dicapai dengan tanpa peperangan, maka tidak diperlukan peperangan. Tidak boleh memerangi orang yang belum pernah mendengar dakwah kecuali setelah mendakwah mereka kepada Islam. (Namun jika dakwah telah disampaikan) dan mereka menolak maka pemimpin Islam harus memerintahkan mereka untuk membayar jizyah, dan jika mereka tetap menolak, maka barulah memerangi mereka dengan memohon pertolongan Allah SWT, karena Allah SWT menciptakan manusia untuk beribadah kepadaNya. Tidak diizinkan memerangi mereka kecuali bagi mereka yang bersikeras mempertahankan kekafiran, atau berbuat zalim, memusuhi Islam, serta menghalangi manusia untuk memeluk agama ini atau bagi mereka yang menyakiti kaum muslimin. Rasulullah SAW tidak pernah memerangi satu kaumpun kecuali setelah mengajak mereka kepada agama Islam.

C.  Ayat dalam Al-Quran Tentang Jihad
Dalam beberapa firmanNya, Allah memerintahkan dengan arti sebagai berikut :
وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ ۚ
Dan berjihadlah kamu pada jalan Alloh SWT dengan jihad yang sebenar-benarnya.
(QS. Al-Hajj [22] : 78)
وَمَنْ جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ
Dan Barangsiapa yang berjihad, Maka Sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. (QS. Al-Ankabut [29] : 6)
Dari kedua ayat di atas dapat disimpulkan bahwa dalam Al-qur’an, kata jihad tidak selalu menunjukkan pada makna perang, atau perjuangan bersenjata, dari catatan sejarah menyatakan bahwa perjuangan bersenjata baru dilakukan Nabi Saw dan para sahabatnya setelah beliau dan para sahabat telah berhijrah ke Madinah, padahal surah Al- Ankabut yang banyak mengandung perintah jihad telah turun sekitar tahun ke 5 dari kerasulan Muhammad Saw, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jihad adalah segala upaya yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang sebagai manifestasi keimanannya dalam rangka tegaknya kebenaran dan terberantasnya kebatilan, baik dilakukan dengan jalan perang maupun tanpa perang. Dengan kata lain jihad adalah perjuangan umat islam di jalan Allah dalam rangka tegaknya  amar-ma’ruf dan nahi-munkar.
D.  Cara Berjihad
Berjihad dapat dilakukan dengan beberapa cara, adapun cara berjihad ada 3 yaitu :
1.    Berjihad dengan Lisan / Perkataan : berjihad ini dilakukan dengan cara mencurahkan segala kemampuan daya fikir dan dialogis.
2.    Berihad dengan Harta : berjihad ini dilakukan dengan cara menyediakan sebagian harta atau seluruhnya untuk kepentingan berjihad, maka hal ini termasuk kategori berjihad dengan harta.
3.    Berjihad dengan Jiwa : berjihad dengan jiwa dilakukan dengan cara bersedia mengorbankan jiwa dengan cara mempertaruhkannya dengan cara berperang atau dalam literatur agama disebut qital.

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُولَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ (١٥)
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. mereka Itulah orang-orang yang benar. (QS.Al-Hujurat [49] : 15)


تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (١١)
(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. (QS. Ash-Shaff [37] : 11)

لَكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ وَأُولَئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (٨٨)
Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama Dia, mereka berjihad dengan harta dan diri mereka. dan mereka Itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka Itulah orang-orang yang beruntung. (QS. At-Taubah [9] : 88)


BAB III
PENUTUP

A.  Kesimpulan
·      Jihad ( جهاد ) adalah berjuang dengan sungguh-sungguh menurut syariat Islam.
·      Jihad di jalan Allah SWT adalah mengerahkan segala kemampuan dan tenaga untuk memerangi orang-orang kafir dengan tujuan mengharap ridha Allah SWT dan meninggikan kalimat-Nya. Yang terpenting jihad adalah amal kebaikan yang Allah syari’atkan dan menjadi sebab kokoh dan kemuliaan umat islam. Sebaliknya (mendapatkan kehinaan) bila umat Islam meninggalkan jihad di jalan Allah.
·      Tujuan Jihad
Tujuan utama dari Jihad di dalam Islam adalah
1.      Menghilangkan kekafiran dan kesyirikan
2.      Mengeluarkan manusia dari gelapnya kebodohan
3.      Membawa mereka kepada cahaya iman dan ilmu
4.      Menumpas orang-orang yang memusuhi islam
5.      Menghilangkan fitnah
6.      Meninggikan kalimat Allah SWT
7.      Menyebarkan agamanya
8.      Menyingkirkan setiap orang yang menghalangi tersebarnya dakwah Islam
·      Cara Berjihad
Berjihad dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu :
1.    Berjihad dengan Lisan / Perkataan
2.    Berihad dengan Harta
3.    Berjihad dengan Jiwa
B.  Saran
Kaum Muslim harus lebih berhati-hati dalam menyikapi provokasi, ajakan, maupun seruan-seruan jihad yang disalahgunakan oleh banyak pihak yang didasarkan pada kepentingan politik tertentu. Alih-alih mengharapkan mati syahid, yang diperoleh ternyata mati konyol.Sebagai Kaum Muslim kita wajib mengamalkan jihad dengan sebaik mungkin, dan tetap berdasarkan rambu-rambu Islam yang benar.



DAFTAR PUSTAKA

Azzam, Abdulllah. 2001. Membela negeri Kaum muslimin.Islamabad: Dar Al Aman
Nasib Ar Rifa’I, Muhammad. 1989.Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir.Jakarta: Gema Insani.
Syihab, Qurays. 1996. Wawasan Al Quran. Bandung : mizan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"Terima kasih atas kunjungannya"